Rabu, Mei 20, 2009

OLIMPADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL


Kabupaten Lumajang kembali akan ikut dalam kancah olahraga tingkat Jawa Timur bertajuk OOSN Tahun 2009 di Surabaya. Event yang berlangsung tanggal 27 sampai dengan 30 Mei 2009 tersebut akan mempertandingkan 13 cabang olahraga, sedang kontingen kabupaten Lumajang akan mengikuti 11 cabang olahraga. Dua cabor pada tahun ini absen yaitu senam dan beladiri karate.
Dengan kekuatan sekitar 73 orang yang terdiri atas atlet, pelatih dan official, pada tahun ini diharapkan kontingen kabupaten Lumajang mampu berprestasi sebagaimana tahun sebelumnya. Persiapan sudah matang mulai dari segi administratif, pembinaan berjenjang serta persiapan lainnya.
Untu mengantisipasi adanya atlet yang tidak lolos dalam tes keabsahan atlet, panitia telah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk melihat umur atlet apakah sesuai dengan ketentuan atau tidak.
Dari hasil pemeriksaan gigi memang masih ditemukan atlet pemenang seleksi tingkat kabupaten melebihi batas usia dini yang ditetapkan. Untuk mengatasi hal tersebut, panitia telah bertindak sigap dengan mengganti atlet yang bersangkutan dengan atlet yang benar-benar usia dini.
Dengan dukungan maksimal dari Dinas Pendidikan serta KKPS, KKGO, MKKS se Kabupaten Lumajang, Kepala UPT serta Pengawas, diharapkan kontingen Lumajang mampu berprestasi lebih baik.

Sabtu, April 25, 2009

MENEMPA DIRI DALAM LOMBA BINA KREATIFITAS SISWA



Dalam suasana pagi yang cerah, tepat pada hari Kamis, 16 April 2009 bertempat di SDN Kutorenon 01 Kecamatan Sukodono, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang secara resmi membuka Lomba Bakat, Minat dan Kreatifitas Siswa tingkat kabupaten Lumajang. Lomba yang diikuti oleh tidak kurang dari 180 siswa TK/SD dan guru TK tersebut melombakan berbagai jenis lomba seni dan keterampilan siswa. Cabang seni yang dilombakan antara lain pidato, baca puisi, pantomim , melukis, menyanyi. Dalam sambutannya, Drs. Winhatno Hari Surya,MM mengatakan betapa pentingnya lomba tersebut untuk pengembangan bakat dan minat siswa dan guru sebagai wadah untuk mengembangan diri. Kepala Dinas juga berpesan kepada seluruh dewan juri untuk bertindak adil dan netral sehingga menghasilkan pemenang yang benar-benar memiliki kualitas dan bukan pemenang TUNTAS atau tunjukan dari atas. Kepala Dinas juga mengharapkan kepada seluruh jajaran Dinas Pendidikan untuk lebih memperhatikan bakat dan minat siswa yang terpendam ini termasuk pada sekolah sekolah pinggiran sehingga muncul bibit-bibit unggul dan kreatif dari seluruh pelosok kabupaten. Lomba dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dengan pemukulan gong. Pada upacara pembukaan juga ditampilkan beberapa seni tari dari siswa setempat.

CERDAS DAN BERAKHLAQ MULIA MELALUI LOMBA PAI


Pada hari Sabtu, 11 April 2009,bertempat di gedung STKIP PGRI Lumajang, KKGPAI Kabupaten Lumajang menggelar Lomba Pendidikan Agama Islam untuk SD se Kabupaten Lumajang. Lomba yang diikuti oleh tidak kurang dari 180 siswa tersebut melombakan berbagai jenis keterampilan dan seni antara lain Lomba pidato, Tilawatil Qur'an, kaligrafi, baca puisi, tartil Al-Qur'an dll. Lomba yang diikuti dari seluruh wakil / kontingen kecamatan di kabupaten lumajang tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Lumajang. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lumajang mengatakan bahwa lomba pendidikan agama Islam ini sangat penting sebagai sarana pembentukan siswa yang berbudi pekerti luhur atau berakhlaq mulia. Sementara itu, Suhadi, S.Pdi selaku ketua KKGPAI Kabupaten Lumajang dalam laporannya mengatakan bahwa lomba ini sebagian didanai dari dana intern KKGPAI sendiri, dan untuk menjamin netralitas pelaksanaan lomba, panitia sengaja mendatangkan juri dari Depag Propinsi Jawa Timur.

Sabtu, April 18, 2009

CABE RAWIT DARI SD SARIKEMUNING 02 SENDURO


Namanya cukup panjang, Carina Nura Imawati ( tengah ). Siswi centil mungil ini, untuk urusan prestasi di sekolahnya cukuplah bisa dibanggakan. Ranking di kelasnya selalu didapatkan. Dan puncaknya, ketika ada lomba Olimpiade Sains Nasional tingkat kabupaten Lumajang, Carina menyabet juara III. Suatu prestasi yang cukup membanggakan mengingat, SDN Sarikemuning 02 Kec. Senduro bukanlah SD unggulan atau SD favorit di kecamatan Senduro, apalagi di Lumajang. Prestasi itu tentunya tidak didapat dengan tiba-tiba. Modalnya adalah semangat pantang menyerah dan belajar giat. Satu lagi kunci suksesnya adalah pembinaan yang tiada henti dari guru kelasnya yaitu Moh. Mochtar, S.Pd. Dengan prestasi yang diraih tersebut, Nura berhak mewakili kabupaten Lumajang dalam lomba serupa di tingkat Jawa Timur. Selamat buat Nura ! Siapa menyusul ?

Minggu, April 05, 2009

GEMPITA LOMBA SISWA SD DI LUMAJANG

Setelah menggelar Olimpiade MIPA di SDN Wonorejo 01 Kec. Kedungjajang pada 30 Maret 2009, Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang kembali akan menggelar berbagai lomba siswa yang diikuti oleh siswa SD / MI se-kabupaten Lumajang. Lomba tersebut antara lain, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional ( OOSN ) pada 14 s.d. 16 April 2009 serta Lomba Bina Kreatifitas Siswa dan Guru pada 16 April 2009 di SDN Kutorenon 01 Lumajang.
Pada pertemuan teknis tentang OOSN di Aula KWT, kegiatan OOSN tahun 2009 ini diikuti oleh tidak kurang dari 373 atlet, 131 official serta tentunya para pendukung masing-masing kecamatan.
Cabang atletik, yang memperkenalkan jenis atletik baru yaitu Kid's Atletics, paling banyak pesertanya, yaitu 21 kecamatan. Kids atletics sendiri melombakan nomor Kanga's Escape, Frog's Jump serta Formula One.
Dari 13 cabang yang akan dipertandingkan di tingkat Jawa Timur, Lumajang menggelar seleksi di 11 Cabang yaitu atletik, renang, sepak bola, bola voli,sepak takraw, catur, bulu tangkis, bridge, tenis meja serta pencak silat. Sedang yang absen untuk tahun ini adalah cabang karate serta senam.
Cabang tenis lapangan sebagaimana tahun lalu masih sepi peminat. Pada pertemuan teknis, hanya ada 3 kecamatan yang akan berpartisipasi dalam lomba ini. Nasib serupa dialami juga cabang pencak silat yang masih belum banyak pesertanya.
Pertandingan dan perlombaan akan dilangsungkan di berbagai tempat, antara lain di lapangan Kutorenon untuk sepak bola, GOR Wira bakti untuk bola voli, KWT untuk pencak dan catur serta di kolam renang veteran.

Rabu, Maret 25, 2009

OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL / OOSN

Dalam rangka persiapan kegiatan seleksi OOSN Tingkat Kabupaten Lumajang tahun 2009, pada tanggal 25 Maret 209 bertempat di Aula Pertemuan KWT Lumajang, Dinas Pendidikan kabupaten telah mengundang Pengawas TK/SD, MKKS Kecamatan, KKGO Kecamatan serta MKKS Kabupaten Lumajang selaku Panitia Tetap Lomba Siswa.
Pertemuan dimaksudkan untuk membahas persiapan seleksi OOSN tingkat kabupaten Lumajang tahun 2009 yang dijadwalkan pada tangal 15-16 April 2009.
Dari 13 Cabor yang akan dipertandingkan / dilombakan di tingkat provinsi, Lumajang rupanya masih kesulitan untuk mendapatkan atlet cabang pencak silat, senam serta karate. Hal ini terungkap dari masukan para guru olahraga yang menangani di kecamatan masing-masing. Naun demikian cabor tersebut akan diupayakan untuk ikut serta dengan catatan bahwa atletnya bukan hanya layak kirim namun diperkirakan mampu berprestasi.
Adapun 13 cabor selengkapnya adalah sebagai berikut :
1. Kid's Atletics (jumlah atlet adalah 1 pa 1 pi )
2. Senam, meliputi artistik pa, artistik pi dan ritmik pi ( 1 pa 1 pi )
3. Tenis meja ( 1 pa dan 1 pi )
4. Pencak Silat ( 1 pa dan 1 pi )
5. Bridge Pasangan Campuran ( 1 pa 1 pi )
6. Catur Cepat ( 1 pa dan 1 pi )
7. Karate Perorangan ( 1 pa dan 1 pi )
8. Bulu Tangkis Tunggal ( 1 pa dan 1 pi )
9. Tenis Tunggal ( 1 pa dan 1 pi )
10. Sepak Takraw Inter regu Pa ( 3 pemain inti dan 1 cadangan )
11. Sepak bola mini Pura ( 7 pemain inti dan 2 cadangan )
12. Bola Voli Mini Putra ( 4 pemain inti dan 1 cadangan )
13. Renang Nomor 100 gaya bebas dan 50 punggung,100 m dada dan 50 kupu-kupu ( 1 pa/pi)
Dala Pengarahannya, Kasi Kesiswaan, Drs. Janib mengingatkan bahwa para atlet yang akan ikut seleksi agar mematuhi persyaratan administrasi yang ditentukan, antara lain siswa masih duduk di bangku SD dan dilahirkan tanggal 1 Januari 1997 dan sesudahnya yang dibuktikan dengan raport asli, akte kelahiran atau surat kenal lahir yang sah, bukan juara POPNAS dan lomba atau pertandingan tingkat nasional atau internasional.
Kasi Kesiswaan juga mengharapkan laporan hasil seleksi di tingkat kecamatan untuk dilaporkan ke kabupaten Lumajang, sehingga dari data tersebut akan dengan cepat dan tepat diambil langkah cabor apa saja yang kemungkinan berprestasi serta perlu adanya seleksi.

Minggu, Februari 08, 2009

AGENDA LOMBA SISWA TAHUN 2009

Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang kembali akan mengadakan serangkaian lomba siswa baik siswa TK maupun SD. Lomba siswa tersebut meliputi lomba kelompok edukatif dan lomba olahraga.
Adapun rencana lomba selengkapnya adalah :
1. Lomba untuk TK
1.1. Melukis di atas kertas
1.2. Melukis di atas kipas
1.3. Menyanyi Tunggal
1.4. Lomba Menyanyi Tunggal
1.5. Lomba Percakapan
1.6. Lomba Bermain sambil Bernyanyi
1.7. Lomba Melempar Kantung berisi Pasir
1.8. dll
2. Lomba untuk SD
2.1. Lomba Kreatifitas Siswa meliputi : menciptakan pidato Bs.Indonesia, Baca Puisi, Pantomim, MTQ, dll.
2.2. Lomba Bakat, Minat dan Kreatifitas Siswa : mellukis, KTK, menyanyi tunggal, mencipta dan baca puisi, dll
3. Lomba Olimpiade MIPA
3.1. Olimpiade Matematika
3.2. Olimpiade Ilmu pengetahuan Alam
4. Olimpiade Olahraga Usia Dini, meliputi cabang : atletik, tenis meja, bulutangkis, bola voli, sepak bola, tenis lapangan, catur, bridge, sepak takraw,karate, pencak silat, renang dan senam.
5. Lomba Siswa Prestasi ( putra - putri )
Dalam surat edarannya no.412.2/129/427.34/2009 tertanggal 28 Januari, Dinas Pendidikan akan melaksanakan seleksi di tingkat kabupaten pada bulan Maret-April 2009, sambil menunggu juklak dan juknis dari tingkat propinsi Jawa Timur.
Dengan adanya edaran ini diharapkan lembaga sekolah, guru pembina, pengawas dan UPT dapat mempersiapkan diri dan mengadakan seleksi di tingkat kecamatan lebih awal.
Penting untuk diingat bahwa semua peserta lomba diharuskan memiliki raport yang sah dan benar, kartu keluarga serta akta kelahiran. Data pada dokumen anak tersebut seharusnya tidak bermasalah dan tidak meragukan.
Ayo kita siapkan diri untuk mengikuti event yang penting untuk perkembangan fisik, mental dan kecerdasan anak tersebut.